Artikel

Beberapa Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

13 Jun 2022

DONOR darah itu penting. Selain membantu orang lain yang membutuhkan darah, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan si pendonor. Donor darah adalah hal yang sederhana untuk dilakukan, tapi dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan orang yang membutuhkan. Setiap delapan detik, ada satu orang yang membutuhkan transfusi darah di Indonesia menurut Palang Merah Indonesia.

Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah per tahun atau setara dengan 2% jumlah penduduk Indonesia. Aturan mengenai donor darah ada dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 (PMK No.91/2015) tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah.

Darah sangat penting untuk kelangsungan hidup seseorang karena bertindak sebagai pemasok oksigen dan nutrisi penting untuk berbagai organ dalam tubuh. Inilah sebabnya mengapa institusi kesehatan membutuhkan darah untuk merawat pasien agar kembali sehat.

Donor darah secara rutin juga memberikan banyak manfaat kesehatan bagi penyumbang. Manfaat donor darah bagi kesehatan berikut ini:

  1. Cek kesehatan gratis

Sebelum donor darah, pemberi akan mendapat cek kesehatan gratis untuk memeriksa tanda-tanda vital dan memastikan Anda cukup fit untuk donor darah. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan kondisi yang memerlukan perhatian medis serta skrining penyakit menular.

Sesuai dengan PMK No.91/2015, setiap kantong darah yang disumbangkan harus diuji saring terhadap  Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD). Uji saring untuk petanda infeksi sebagai berikut:

  • Hepatitis B surface antigen (HBsAg).
  • HIV 1/HIV 2 antibody (anti-HIV1/HIV2).
  • Hepatitis C antibody (anti-HCV). Sifilis.

Selama pemeriksaan, Anda harus menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan riwayat kesehatan Anda dan menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan untuk memeriksa denyut nadi, suhu, tekanan darah, dan jumlah darah Anda menggunakan tes patologi secara gratis.

  1. Menyelamatkan nyawa

Dengan donor darah, banyak nyawa terselamatkan. Terutama ditengah pandemi ketika jumlah kasus Covid-19 meningkat, ada kebutuhan mendesak akan plasma konvalesen untuk membantu pasien melawan virus corona.

Palang Merah Indonesia (PMI) mengimbau para penyintas Covid-19 yang memenuhi syarat untuk donor darah. Syarat menjadi donor plasma konvalesen menurut PMI: 

  • Sudah sembuh dari Covid-19.
  •  
  • Bebas gejala selama 14 hari setelah sembuh.
  • Memperlihatkan hasil RT PCR negative 1 kali.
  • Berat badan 55 kg.
  • Berusia 18-60 tahun.
  • Disarankan laki-laki.

 

  1. Mengurangi simpanan zat besi yang berbahaya dalam tubuh

 

Mendonorkan darah secara teratur dapat menurunkan simpanan zat besi, menurut studi tahun 2013 dalam Journal of Blood Medicine Volume 4. Hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung karena kadar zat besi tubuh yang tinggi diyakini dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

 

Kelebihan zat besi dalam tubuh juga dapat menyebabkan hemokromatosis (HH). Dalam buku Keperawatan Medikal Bedah oleh Joyce M Black dan Jane Hokanson Hawks, hemokromatosis disebut penyakit kelebihan zat besi.

 

Penderita hemokromatosis mengalami kelainan metabolisme yang berakibat pada meningkatnya penyerapan zat besi. Seiring meningkatnya kadar zat besi, terjadi keracunan yang mengakibatkan kerusakan organ vital.

 

Keadaan tersebut dapat berkembang menjadi fatal bila menyebabkan kerusakan pada organ-organ yang bersangkutan, seperti hati, jantung, dan pankreas.


Sahabat UniMedika lakukan pemeriksaan dini melalui medical check up di rumah sakit UniMedika Sumber Waras Cirebon dengan melalui pendaftaran di www.unimedika.com atau bisa datang langsung di rumah sakit di cirebon.(*)

Artikel Lainnya

Cari Dokter & Buat Janji


Kontak Kami