Artikel

Hari Lanjut Usia Nasional Diperingati Setiap 29 Mei, Begini Sejarahnya

30 May 2022

PERNAH mendengar nama Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)? Hari tersebut diperingati setiap tanggal 29 Mei. Minggu (29/5/2022) kemarin merupakan HLUN yang ke-26. Peringatan HLUN Ke-26 disiarkan secara langsung dari RS SMC (Singaparna Medika Citrautama) Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu, 29 Mei 2022.

HLUN adalah hari di mana negara mengapresiasi atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategi para lanjut usia Indonesia. Selain itu, mereka memiliki kiprah mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan, dan memajukan bangsa.

Hal ini diinisiasi atas peran Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat yang memimpin sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945 sebagai anggota paling sepuh (tertua), yang dengan kearifannya mencetuskan gagasan perlunya dasar filosofis negara Indonesia.

Tema resmi peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26 tahun 2022 ini adalah "Lansia sehat, Indonesia kuat" sebagaimana telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

HLUN dicanangkan pertama kali secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 29 Mei 1996 di Semarang. Peringatan HLUN pada tahun 2022 kali ini memiliki nuansa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, dimana banyak kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat terutama Lanjut usia.

Indonesia merupakan wilayah yang sangat rawan bencana, sehingga membawa pengaruh yang besar terhadap eksistensi lansia terutama kawasan-kawasan yang mengalami bencana seperti konflik, banjir, tanah longsor, gunung berapi, tsunami, gempa bumi dan kebakaran. Hal ini semakin memperparah kondisi lansia, sehingga banyak lansia yang terdampak dengan situasi tersebut. Atas dasar hal itu, negara hadir bersama stakeholders dalam penanganan masalah di atas.

Kehadiran negara ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan, dimana pemerintah memberikan perhatian khusus kepada lanjut usia. Mandat Peraturan Presiden tersebut ditujukan kepada kementerian/lembaga untuk mewujudkan lanjut usia sejahtera, mandiri, dan bermatabat. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian dalam bentuk peringatan Hari Lanjut Usia Nasional.

Berdasarkan umur, lansia terbagi menjadi 3 katagori, yaitu Lansia Muda, Lansia Dewasa, dan Lansia Paripurna. Sementara berdasarkan produktivitas, lansia dibagai menjadi dua katagori, yaitu lansia potensial dan lansia tidak potensial.

Penduduk lansia terus mengalami peningkatan. Tingkat kematian lansia pun tercatat menurun. Hal ini terjadi karena banyak hal, seperti meningkatnya fasilitas kesehatan untuk lansia, tingkat pendidikan, dukungan keluarga, dan masyarakat sekitar, dan lain-lain.

Saat ini terdapat 26,82 juta lansia atau 9,92 persen dari jumlah penduduk di Indonesia. Lansia Muda yang berumur 60-69 tahun sebanyak 64, 29 persen, Lansia Madya yang berumur 70-79 tahun sebanyak 27,23 persen, dan Lansia Tua berumur 80+ sebanyak 8,49 persen.

Lalu, mana provinsi dengan lansia terbanyak di Indonesia? Yogyakarta menempati posisi teratas dengan jumlah 14,71 persen. Di bawahnya terdapat provinsi Jawa Tengah sebanyak 13,82 persen, Jawa Timur 13,38 persen, Bali 11,58 persen, dan Sulawesi Utara 11,51 persen.

Silahkan kunjungi website kami www.unimedika.com untuk membuat buat janji dokter di cirebon atau mengetahui jadwal dokter umum dan spesialis di cirebon serta mengetahui fasilitas rumah sakit.  (*)

Artikel Lainnya

Cari Dokter & Buat Janji


Kontak Kami